kamuflase

cermin pernah mengajak bertukar sedikit fakta, tanpa kata, tanpa suara. apa yang menampak, seperti itulah yang mengemuka, yang menukarkan diri dengan kata dan suara, dari luar, bukan dalam tentunya. mata bertukar mata, berbagi gembira, akan indahnya refleksi dari si pemantul. gembira di luar jelas, bukan di dalam.

ingin sesekali mengajak, untuk sesekali bertukar hati, bertukar data’ dari anomali refleksi yang ada. karena, refleksi hati seperti lebih nyata dari cermin dimana, dimana saja. namun, delusi akan sebuah anomaly refleksi seperti lebih mengemuka disbanding lainnya. distorsi, ketika fakta diputar dan dibalik akan terus dan terus menerus.

ya, kamuflase. suatu proses pengelabuan, menyamarkan, mencoba mengubah refleksi akan terus dan terus menerus kembali. entah kapan akhir. entah kapan berhenti.




 dini hari yang selalu hangat.
//ampera raya cilandak, rabu di empat april

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar